Makalah Matematika & Ilmu Alamiah Dasar
Disusun oleh :
Nama :
Rhaeditias Inggartika
Kelas :
1PA13
NPM :
15515863
Mata Kuliah :
Ilmu Alamiah Dasar
Dosen :
Tri Surawan
UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS /JURUSAN PSIKOLOGI
2016
BAB 13
Fungsi
8.1. Definisi Fungsi
Fungsi dalam istilah matematika merupakan pemetaan setiap anggota sebuah himpunan (dinamakan sebagai domain)
kepada anggota himpunan yang lain (dinamakan sebagai kodomain).
Istilah ini berbeda pengertiannya dengan kata yang sama yang dipakai
sehari-hari, seperti “alatnya berfungsi dengan
baik.” Konsep fungsi adalah salah satu konsep dasar dari matematika dan setiap ilmu kuantitatif.
Istilah "fungsi", "pemetaan", "peta", "transformasi", dan "operator" biasanya dipakai secara sinonim.
(wikipedia)
Sifat-sifat fungsi
Fungsi injektif
Fungsi f: A → B disebut fungsi
satu-satu atau fungsi injektif jika dan hanya jika
untuk sebarang a1 dan a2 dengan a1 tidak
sama dengan a2 berlaku f(a1)
tidak sama dengan f(a2). Dengan kata lain, bila a1 = a2 maka f(a1)
sama dengan f(a2).
Fungsi surjektif
Fungsi f: A → B disebut fungsi
kepada atau fungsi surjektif jika dan hanya jika
untuk sembarang b dalam kodomain B terdapat
paling tidak satu a dalam domain A sehingga
berlaku f(a) = b. Dengan kata lain, suatu
kodomain fungsi surjektif sama dengan kisarannya (range).
Fungsi bijektif
Fungsi f: A → B disebut fungsi
bijektif jika dan hanya jika untuk sebarang b dalam
kodomain B terdapat tepat satu a dalam domain A sehingga f(a)
= b, dan tidak ada anggota Ayang tidak terpetakan dalam B.
Dengan kata lain, fungsi bijektif adalah sekaligus injektif dan surjektif.
8.2. Domain, Kodomain dan Range
Domain adalah daerah asal,
kodomain adalah daerah kawan, sedangkan range adalah daerah hasil
Pada diagram di atas, X merupakan
domain dari fungsi f, Y merupakan kodomain
Contoh 1 :
Diketahui himpunan P = { 1,2,3,4
} dan himpunan Q = { 2,4,6,8,10,12 . Relasi dari himpunan P ke himpunan Q
dinyatakan dengan ” setengah dari “. Jika relasi tersebut
dinyatakan dengan himpunan pasangan berurutan menjadi : {
(1,2),(2,4),(3,6),(4,8) }.
Relasi di atas merupakan suatu fungsi karena
setiap anggota himpunan P mempunyai tepat satu kawan anggota himpunan Q. Dari
fungsi di atas maka :
Domain/daerah asal = himpunan P =
{ 1,2,3,4 }
Kodomain/daerah kawan = himpunan
Q = { 2,4,6,8,10,12 }
Range/daerah hasil = { 2,4,6,8 }
Contoh 2 :
Jika A = {2, 3, 6} B = {2, 4, 6,
8, 10, 11}. Relasi dari himpunan A ke B adalah “Faktor dari “, nyatakanlah
relasi tersebut dengan :
a. Himpunan pasangan berurutannya
:{(2, 2), (2,4), (2, 6), (2, 8), (2, 10), (4, 4),
(4, 8),(6, 6)}
Contoh 3 :
Tuliskan Domain, Kodomain dan
Range dari relasi Contoh 2 di atas :
Domain = {2, 4, 6}
Kodomain = {2, 4, 6, 8, 10, 11}
Range = { 2, 4, 6, 8, 10}
Contoh 4 :
Perhatikan diagram panah berikut.

Diagram panah tersebut
menunjukkan fungsi himpunan P ke himpunan Q dengan relasi “dua kali dari”.
Tentukanlah domain, kodomain, dan range fungsinya.
Jawab :
• Domainnya (Df) adalah P = {4, 6, 8, 10}
• Kodomainnya adalah Q = {1, 2, 3, 4, 5}
• Rangenya (Rf) adalah {2, 3, 4, 5}
• Domainnya (Df) adalah P = {4, 6, 8, 10}
• Kodomainnya adalah Q = {1, 2, 3, 4, 5}
• Rangenya (Rf) adalah {2, 3, 4, 5}
SUMBER
Tidak ada komentar:
Posting Komentar