Makalah Matematika & Ilmu Alamiah Dasar
Disusun oleh :
Nama :
Rhaeditias Inggartika
Kelas :
1PA13
NPM :
15515863
Mata Kuliah :
Ilmu Alamiah Dasar
Dosen :
Tri Surawan
UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS /JURUSAN PSIKOLOGI
2016
BAB 9
EKOLOGI dan
Dampak Perkembangan IPTEK terhadap Kehidupan Manusia
Ekologi Berasal dari bahasa
Yunani 'oikos' (rumah atau tempat hidup) dan 'logos' (ilmu). Secara harfiah
ekologi adalah pengkajian hubungan organisme-organisme atau kelompok organisme
terhadap lingkungannya. Menurut (Indriyanto, 2006) ekologi adalah ilmu
pengetahuan mengenai hubungan antara organisme dengan lingkungannya. Dapat juga
di definisikan bahwa ekologi adalah ilmu yang mempelajari pengaruh pengaruh
faktor lingkungan terhadapa makhluk hidup. Bahkan menurut Irwan (2007) ekologi
adalah suatu ilmu yang mencoba mempelajari hubungan antara tumbuhan, binatang
dan manusia dengan lingkungannya di mana mereka hidup, bagaimana kehidupannya
dan mengapa mereka ada di tempat tersebut.
5.2.
IPTEK
serta Perkembangannya
5.2.1. Perkembangan
IPTEK saat ini
Teknologi merupakan hal yang utama masyarakat
dalam mencapai kesejahteraan melalui penciptaan nilai tambah. Berkembanganya
dengan cepat dan prioritas yang tinggi bagi umat manusia seperti material,
energi, mikroelektronik dan bioteknologi. Teknologi semakin hari
semakin canggih, sehinggah membuat kita dituntut untuk memilikinya. Hasrat
manusia untuk hidup instant membuat kita akan terus berfikir dan berusaha untuk
mewujudkanya. Perkembangan teknologi pun akan terus berkembang seiring
berjalanya waktu dan kita harus bisa memanfaatkannya dengan sebaik mungkin
serta jangan sampai merugikan kita. Teknologi memiliki dampak seperti:
- Dampak
positif:
· Internet sebagai media komunikasi.
· Media pertukaran data.
· Media untuk mencari informasi dan data.
- Dampak
negatif:
· Mengurangi sifat sosial manusia karena
cenderung lebih suka berhubungan lewat internet.
· Pornografi
· Kejahatan menipu dan mencuri dapat
melakukanya di internet.
5.2.2. Tingkatan
Teknologi Berdasarkan Penerapannya
1.Teknologi Tinggi ( Hi – tech )
Jenis teknologi mutakhir yang dikembangkan
dari hasil penerapan ilmu pengetahuan terbaru. Contohnya: Komputer, laser,
bioteknologi, satelit komunikasi dan sebagainya. Ciri – ciri teknologi ini
adalah
a) Padat modal
b) Didukung fasilitas riset dan pengembangannya
c) Biaya perawatan tinggi
d) Keterampilan operatornya tinggi
e) Masyarakat penggunanya ilmiah.
2.Teknologi Madya
Jenis teknologi yang dapat dikembangkan dan
didukung masyarakat yang lebih sederhana dan dapat digunakan dengan biaya dan
kegunaan yang paling menguntungkan. Ciri teknologi ini adalah
a) Tidak memerlukan modal yang terlalu besar
b) Tidak memerlukan pengetahuan baru, karena
telah bersifat rutin.
c) Penerapan teknologi bersifat setengah padat
modal dan padat karya.
d) Unsur – unsur yang mendukung industri
biasanya dapat diperoleh di dalam negeri
e) Keterampilan pekerjanya tidak terlalu tinggi.
3.Teknologi Tepat Guna
Ciri teknologi ini adalah
a) Dengan skala modal kecil
b) Peralatan yang digunakan sederhana dan
pelaksanaannya bersifat padat karya.
c) Biasanya dilakukan di negara – negara
berkembang
d) Menciptakan tradisi teknologi dari tingkat
paling sederhana.
Dengan kemajuan pesat ilmu pengetahuan dan
teknologi terutama di bidang teknologi informasi dan teknologi transportasi
yang dicapai manusia pada unjung pertengahan kedua abad ke XX, memungkinkan
arus informasi menjadi serba cepat: apa dan oleh siapa dari seluruh muka bumi
(bahkan sebagian jagat raya) – menembus ke seluruh lapisan masyarakat dengan
bebas tanpa membedakan siapa dia si penerima. Tanpa mengenal batas jarak dan
waktu, negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor lainnya yang dapat
menghambat bertukar pikiran. Berikut ini akan dijelaskan mengenai pengaruh
perkembangan IPTEK terhadap beberapa pola kemasyarakatan.
5.3.
Pemenuhan Kebutuhan Primer dan Sekunder
5.3.1. Peran Ilmu
Pengetahuan dalam Pemenuhan Kebutuhan dan Contohnya
Kebutuhan Primer
1. Sandang
Manusia memerlukan pakaian, awalnya pakaian
hanya untuk menutupi aurat dan melindungi diri dari serangan panas matahari dan
udara dingin. Sekarang, fungsi pakaian menjadi lebih luas yaitu kenyamanan
dengan menciptakan jenis yang sesuai dengan kebutuhan. Contohnya pakaian kerja,
pakaian tidur, pakaian olahraga dan sebagainya.
Kebutuhan makin meningkat sehingga mendorong
manusia untuk menciptakan teknologi yang dapat meningkatkan mutu dan jenis
bahan pakaian. Sekarang tidak hanya mengandalkan serat-serat alami untuk
membuat bahan pakaian, dapat juga membuat serat-serat sistentis dari
pokok-pokok kayu (benang rayon) maupun dari bahan galian seperti sulingan batu
bara dan minyak bumi (poliester, polipropilen, polictilen).
2. Pangan
Pangan adalah kebutuhan pokok manusia untuk
dapat bertahan hidup. Kebutuhan ini terus meningkat baik kualitas maupun kuantitasnya,
sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk. Usaha untuk memenuhi kebutuhan
pangan biasanya dilakukan dengan cara:
· Ekstensifikasi yaitu dengan memperluas lahan
pertanian
· Intensifikasi yaitu dengan meningkatkan mutu
melalui pemilihan bibit unggul, cara penggarapan yang lebih baik, pemeliharaan
tanaman yang lebih teliti dan pengelolaan pasca panen yang lebih sempurna.
Dengan memanfaatkan IPTEK yang makin
berkembang, manusia dapat menciptakan bibit unggul dengan teknik radiasi,
rekayasa genetik dan sebagainya. Misalnya
· Penggunaan hormon memacu tumbuhnya daun,
bunga atau buah lebih lebat dan lebih cepat.
· Penggunaan mekanisme pertanian juga membantu
manusia dalam mengelola lahan dan memungut hasil panen dengan lebih cepat.
Dampak negatif yang perlu diwaspadai, yaitu
penggunaan racun pemberantas hama tanaman. Racun pembasmi hama tanaman ini
ternyata dapat pula membunuh hewan ternak, meracuni hasil panen dan akhirnya
meracuni manusia itu sendiri.
3. Papan
Dahulu rumah sangat tergantung pada
bahan-bahan yang ada di sekitarnya seperti:
a) Daerah pegunungan atap terbuat dari ijuk
b) Daerah pantai atap terbuat dari daun rumbia
c) Daerah yang kaya dengan kayu contoh:
·
Kalimantan
orang membuat atap dengan sirap,
·
Toraja memakai
bambu,
·
Nusa Tenggara
menggunakan ilalang.
Meningkatnya kebutuhan tempat tinggal
terutama di kota besar. Sedangkan, lahan untuk pembangunan rumah semakin
sempit, maka manusia berusaha membuat rumah bertingkat dan menggunakan bahan
bangunan yang makin ditingkatkan kualitasnya. Fungsi rumah tidak lagi hanya
untuk bertahan diri dari cuaca yang tidak menguntungkan dan berlindung dari
serangan binatang buas, tetapi sudah merupakan tempat tinggal yang memenuhi
rasa kenyamanan dan keindahan.
Kebutuhan Sekunder
Timbul setelah kebutuhan primer terpenuhi,
terutama kebutuhan karena manusia makin memerlukan hubungan dengan manusia
lain. Contohnya:
a) Industri untuk memenuhi kebutuhan manusia
secara massal.
b) Transportasi yang diperlukan untuk mengangkut
barang-barang kebutuhan dari satu daerah ke daerah lain atau diperlukan untuk
hubungan manusia dari satu daerah ke daerah lain.
c) Kesehatan yang makin terjamin.
1. Bidang
industri
Teknologi merupakan cara yang harus dilakukan
manusia dalam usaha untuk memenuhi kebutuhannya yang makin meningkat baik
kualitas maupun kuantitasnya. Oleh sebab itu diperlukan alih teknologi (transfer
of technology) dari negara-negara maju ke negara-negara berkembang.
Pengambil alihan ini memerlukan perhitungan yang matang agar teknologi baru
dapat diterima dan digunakan oleh masyarakat (teknologi yang adaktif) serta
sifatnya melindungi teknologi yang telah ada (teknologi protektif).
Secara positif industri memberikan kegunaan
yang besar bagi manusia, tetapi dampak negatifnya berupa limbah industri. Dapat
menimbulkan gangguan bagi penduduk yang bertempat tinggal disekitar kawasan
industri.
2. Bidang
transportasi
Penemuan roda memegang peranan penting
transportasi, karena dengan roda yang bentuknya bundar dapat diperlukan gerakan
yang mudah, kemudian dapat dipermudah lagi dengan digunakan binatang penarik,
sehingga beban manusia semakin ringan. Setelah ditemukannya mesin yang dapat
menggerakan roda, maka transportasi bukan hanya lebih ringan, tetapi juga lebih
cepat. Kemajuan di bidang transportasi ini muncul dampak-dampak negatif
seperti:
a) Tercemarnya udara oleh banyaknya kendaraan
b) Tercemarnya udara oleh sisa pembakaran
pesawat yang setiap hari terus bertambah.
3. Bidang
komunikasi
Sebagai makhluk sosial manusia perlu
berkomunikasi. Cara yang paling sederhana dengan bertatap muka secara langsung,
tetapi bila jaraknya jauh tentu diperlukan alat komunikasi. Kemajuan di bidang
ini dengan ditemukannya telegraph yang masih mengunakan kawat oleh Samuel Morse
tahun 1832, kemudian disempurnakan oleh Guighelmo Marconi yang sudah tanpa
kawat tahun 1895. Tahun 1872 Alexander Abraham Bell menemukan pesawat telpon,
awalnya mengunakan kawat, kemudian diganti dengan gelombang radio. Untuk
keperluan kantor, sekarang manusia dapat mempergunakan telex (teleprinter
exchange).
Dengan ditemukannya satelit telekomunikasi,
kebutuhan manusia makin terpenuhi untuk mengadakan hubungan secara lebih cepat
dan murah. Akibat positif dengan adanya satelit telekomunikasi adalah terjadi deurbanisasi,
karena walaupun tinggal di daerah pedesaan tidak lagi merasakan ketinggalan
bila dibandingkan dengan yang tinggal di kota. Dapat pula dikatakan bahwa
dengan majunya komunikasi dan teknologi lainnya, desa-desa menjadi kota dalam
pengertian bukan geografis, tetapi teknik sosial, sehingga perdebatan antara
desa dan kota makin lama makin kecil.
4. Kesehatan
Kebutuhan ini makin dirasakan oleh manusia,
sehingga usaha untuk memerangi penyakit yang menjadi sumber malapetaka makin
giat dilakukan. Dengan biologi sebagai ilmu yang mempelajari stuktur tubuh,
organ-organ dan cara bekerjanya organ untuk menunjang kehidupan manusia. Dari biologi
sebagai ilmu murni, berkembang ilmu terapan yang secara praktis berguna bagi
kesejahteraan manusia. Sementara manusia di bumi yang jumlah di kota besar
makin banyak, mulai timbul penyakit baru yang sifatnya psikis, antara lain
kekalutan mental yang dapat berkembang menjadi frustasi. Kehidupan kota yang
keras, tidak mengenal toleransi, sedangkan manusia sendiri makin rakus dan
individual, maka gangguan kesehatan yang dikenal dengan stress makin berkembang
dalam masyarakat.
5.3.2. Perbedaan
Kebutuhan Primer dan Sekunder serta Contohnya
1. Kebutuhan
Primer (kebutuhan pokok) adalah kebutuhan yang harus dipenuhi untuk
mempertahankan kelangsungan hidup manusia, seperti : dapat hidup sehat,
berpakaian, dan berteduh serta memperoleh pendidikan. Kebutuhan primer ini apabila
tidak dipenuhi dapat menimbulkan dampak yang negatif.
2. Kebutuhan
Sekunder (Pelengkap) adalah kebutuhan yang pemenuhannya setelah kebutuhan
primer terpenuhi. Contoh kebutuhan sekunder adalah kebutuhan akan radio, TV,
atau sepeda motor bagi masyarakat yang pendapatannya masih tergolong rendah.
Kesimpulan
yang dapat saya ambil adalah kebutuhan primer merupakan kebutuhan pertama yang
harus dipenuhi terlebih dahulu, setelah terpenuhi barulah ada kebutuhan untuk
memenuhi kebutuhan sekunder. Misalnya, dalam hidup ini yang kita pertama kali
butuhkan adalah pakaian, pendidikan, kesehatan. Setelah kita mendapatkan itu
semua, baru kita akan membutuhkan kebutuhan lainnya sebagai pelengkap.
Contohnya, sepeda motor, mobil, handphone
5.4.
Peranan IPTEK terhadap bidang Ekonomi, Sosial,
dan Budaya
1. Ekonomi
Masalah kebutuhan hidup sebenarnya secara
tidak langsung sudah mengemukakan masalah ekonomi. Sebab sebagai homo
economicus dalam segala tindakannya, manusia selalu menghitung untung
rugi atau dalam bahasa teknik disebut sebagi dampak positif dan negatif. Karena
ekonomi merupakan kebutuhan manusia, maka siapa yang dapat menguasai
perekonomian, dialah yang memegang kekuasaan. Saat mata pencaharian utama
manusia masih menyangkut soal tanah, kaum feodallah yang memegang kekuasaan
sedangkan ketika industri memegang peran penting dalam ekonomi maka kaum
kapitalis yang memegang peranan utama dalam penyediaan kebutuhan manusia.
Sekarang ini kaum kapitalis industrialis telah banyak mengembangkan usahanya
hingga melampaui batas negara yang disebut multi national corporation
(MNC).
Kadang-kadang perusahaan multinasional di
negara berkembang ikut serta menentukan politik pemerintah. Perusahaan besar
semacam itu tidak mungkin berkembang tanpa dukungan teknologi yang tinggi serta
modal besar.
2. Sosial
Berkembangnya industri dan kegiatan ekonomi,
memungkinkan manusia hidup dalam lapangan pekerjaan tersebut. Dapat dilihat
dari angka-angka yang menunjukan bahwa pekerja di pabrik atau perusahaan terus
meningkat, sedangkan yang bekerja di sektor pertanian makin menurun. Nilai
sosial juga berubah. Dahulu orang merasa bahwa menjadi pegawai negeri dinilai
lebih tinggi status sosialnya dibandingkan dengan para pedagang atau pengusaha.
Sekarang jadi pengusaha atau karyawan pabrik dianggap sebagai tenaga
profesional yang mempunyai nilai status yang tinggi.
3. Budaya
Terwujud dari tiga hal, yaitu ide atau
gagasan, tingkah laku atau tindakan, dan benda atau barang yang dihasilkan oleh
manusia. Seperti yang telah diuraikan diatas teknologi mempunyai dampak positif
dan negatif. Seharusnya teknologi secara efektif mampu memerangi kemiskinan,
keterbelakangan, dan menjamin bagi bangsa manusia. Selain itu manusia sendiri
juga harus sadar bahwa orang menciptakan sesuatu bukan untuk menghancurkan,
melainkan untuk kesejahteraan umat.
SUMBER
Tidak ada komentar:
Posting Komentar