Minggu, 10 Juli 2016

Makalah Matematika & Ilmu Alamiah Dasar (Bab 5)

Makalah Matematika & Ilmu Alamiah Dasar


 

Disusun oleh :
Nama                   : Rhaeditias Inggartika
Kelas                    : 1PA13
NPM                    : 15515863
Mata Kuliah         : Ilmu Alamiah Dasar
Dosen                   : Tri Surawan
                             


        
UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS /JURUSAN PSIKOLOGI
2016





BAB 5
Perkembangan Seksual & Aseksual

3.2  Perkembangbiakan secara seksual dan aseksual
Reproduksi adalah suatu proses biologis di mana individu organisme baru diproduksi. Reproduksi adalah cara dasar mempertahankan diri yang dilakukan oleh semua bentuk kehidupan; setiap individu organisme ada sebagai hasil dari suatu proses reproduksi oleh pendahulunya. Cara reproduksi secara umum dibagi menjadi dua jenis: seksual dan aseksual.
1.   Pengertian Perkembangbiakan Seksual dan Aseksual
a)     Perkembangbiakan Seksual
Perkembangbiakan Seksual adalah perkembangan individu baru dengan bersatunya dua sel dalam proses pembuahan. Perkembangbiakan seksual di bagi dua yaitu:
                       1.      Pada tumbuhan
                       Penyerbukan pada tumbuhan berlangsung dengan bantuan:
·      Angin. Contoh: Padi 
·      Serangga. Contoh: Bunga yang bermadu
·      Manusia. Contoh: Panili
2.      Pada hewan
Pembuahan pada hewan dapat terjadi dua macam yaitu:
·     Diluar tubuh (ekstern): Ovum keluar di air, kemudian dibuahi oleh sperma. Contoh: Katak dan ikan mas.
·  Di dalam tubuh (intern): Sperma untuk membuahi ovum di dalam tubuh betina. Contoh: Kebanyakan hewan darat.
Pada reproduksi seksual tidak selalu terjadi pembuahan, namun kadang-kadang dapat terbentuk individu baru tanpa adanya pembuahan, sehingga reproduksi secara kawin pada hewan invertebrata dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:
1)   Tanpa pembuahan, yaitu pada peristiwa Partenogenesis, sel telur tanpa dibuahi      dapat tumbuh menjadi individu baru. Misalnya pada lebah jantan dan semut jantan.
2)    Dengan pembuahan, dapat dibedakan atas konjugasi dan anisogami.
o  Konjugasi, ini terjadi pada invertebrata yang belum jelas alat reproduksinya    misalnya Paramecium.
o   Anisogami, yaitu peleburan dua asel kelamin yang tidak sama besarnya, misalnya peleburan mikrogamet dan makrogamet pada Plasmodium, dan peleburan sperma dengan ovum di dalam rahim.
Contoh :
1. Aves
Fertilisasi internal dengan kloaka. Semua jenis burung bereproduksi dengan cara bertelur (ovipar). Ada burung yang mengerami telurnya, ada yang menyimpannya dalam lubang-lubang yang ditutupi daun, ada pula yang menyimpan telurnya didalam pasir. Seekor burung sekali musim hanya mampu bertelur beberapa butir saja. Pada burung merpati, sekali musim bertelur mengeluarkan 2 butir telur yang akan menetas menghasilkan burung jantan dan betina. Embrio yang berkembang dalam cangkang mendapat makanan dari cadangan makanan yang tersimpan dalam telur tersebut.
2. Amfibi
Seperti pada ikan, katak juga bertelur dengan fertilisasi eksternal. Telur yang telah dibuahi akan bergerombol dipermukaan air. Setelah enam hari telur akan menetas menghasilkan berudu atau kecebong. Berudu hidup di dalam air dan bernafas dengan insang. Setelah mengalami metamorfosis selama 1- 3 bulan, ia akan berubah bentuk menjadi katak. Pada umur satu tahun katak telah menjadi dewasa
b)     Perkembangbiakan Aseksual
Reproduksi aseksual adalah proses reproduksi dimana keturunan timbul dari orangtua tunggal, dan mewarisi gen dari satu orang tua. Aseksual adalah reproduksi yang tidak melibatkan meiosis, ploidi pengurangan, atau fertilisasi. Reproduksi aseksual adalah bentuk reproduksi organisme bersel tunggal seperti archaea, bakteri, dan protista. Banyak tanaman dan jamur bereproduksi secara aseksual juga.

Sementara semua prokariota bereproduksi secara aseksual (tanpa pembentukan dan fusi gamet), mekanisme transfer gen lateral yang seperti konjugasi, transformasi, dan transduksi kadang-kadang disamakan dengan reproduksi seksual. Kurang lengkapnya reproduksi seksual relatif jarang terjadi di antara organisme multiseluler, terutama hewan.
Reproduksi aseksual misalnya Membelah diri, Tunas (Reproduksi), Reproduksi vegetatif, Fragmentasi, Sporogenesis, Partenogenesis, dan Apomiksis. Perkembangbiakan secara aseksual pada hewan invertebrata terjadi dengan cara:
·     Membelah diri (pembelahan biner),  yaitu pembelahan diri dari satu sel menjadi dua sel baru. Misalnya, terjadi pada Protozoa.
·  Fragmentasi, yaitu pemisahan sebagian sel dari suatu koloni dan selanjutnya membentuk koloni sel baru. Misalnya, terjadi pada Volvox.
·    Sporulasi atau pembentukan spora, misalnya Plasmodium (penyebab malaria) pada fase oosit. Oosit akan membelah dan selanjutnya akan menghasilkan sporozoit.
·     Pembentuhan tunas, misalnya pada hewan Hydra dan Porifera
·    Dengan regenerasi, yaitu sebagian tubuh terpisah dan selanjutnya bagian tadi dapat tumbuh menjadi individu baru yang lengkap. Misalnya pada Planaria dan Bintang Laut
Contoh perkembangbiakan aseksual adalah:
   a.   Pembelahan kembar: Sel yang membelah membentuk dua sel anak dengan
         jumlah sitoplasma yang sama. Contoh: Bakteri, ganggang dan amoeba.
  b.   Kuncupan: Inti sel membelah menjadi dua yang sama tetapi sitoplasmanya tidak sama besar. Bagian kecil disebut kuncup.Contoh : Sarcoscypha coccinea.
     c.    Pembetukan spora
Dibentuk di dalam tubuh induknya dengan cara pembelahan sel. Bila kondisi lingkungan baik, maka spora akan berkecambah dan tumbuh menjadi individu baru, spora dihasilkan oleh jamur, lumut, paku, sporozoa (salah satu kelas protozoa) dan kadang-kadang juga dihasilkan oleh bakteri.
·    Jika Sporangium pecah, maka spora-spora yang sangat kecil terbawa oleh angin atau ke tempat lain tanpa mengalami kerusakan.
·    Jika Spora jatuh di tempat yang sesuai, maka akan tumbuh organisme baru
    d.   Perkembangbiakan vegetatif: Perkembangbiakan melalui salah satu organ tumbuh    makhluk hidup kemudian diberi fungsi untuk reproduksi. Organ tersebut dapat          berupa akar, batang, daun atau umbi.

2.   Perbedaan Perkembangbiakan Seksual dan Aseksual beserta contohnya
§   Dalam reproduksi aseksual, suatu individu dapat melakukan reproduksi tanpa keterlibatan individu lain dari spesies yang sama. Contohnya, membelah diri. Sedangkan, Reproduksi seksual membutuhkan keterlibatan dua individu, biasanya dari jenis kelamin yang berbeda. Contoh Reproduksi seksual adalah reproduksi manusia normal.
§           Dalam reproduksi aseksual, Pembelahan sel bakteri menjadi dua sel anak adalah contoh dari reproduksi aseksual. Walaupun demikian, reproduksi aseksual tidak dibatasi kepada organisme bersel satu. Sedangkan, reproduksi seksual biasanya satu sel. Contoh, proses fertilisasi menghasilkan satu sel.
§        Reproduksi aseksual secara umum, organisme yang lebih sederhana. Contoh, membelah diri. Protozoa membelah diri menjadi dua dan seterusnya. Sedangkan reproduksi seksual, organisme yang lebih kompleks. Karena, disertai dengan pembentukan organ-organ yang sangat detail
§     Reproduksi aseksual memiliki manfaat jangka pendek ketika pertumbuhan penduduk yang cepat dalam lingkungan yang stabil, sedangkan reproduksi seksual menawarkan keuntungan bersih dengan generasi yang lebih cepat memungkinkan keragaman genetik, memungkinkan adaptasi terhadap perubahan lingkungan.  

Sumber




Tidak ada komentar:

Posting Komentar